Pernah merasa dibohongi? Atau diberi harapan palsu? Atau dibujuk sampai mau tapi kemudian ditinggalkan? Aduh, kurang lebih begitulah yang saya rasakan. Sebelum saya berangkat, saya posting dulu. Intinya, hal yang saya bahas kemarin dan dua hari yang lalu kini tinggal mimpi. Saya dibatalkan di detik-detik terakhir dan dimutasi dari tim medis paling keren sejagat organisasi saya ini ke tim medis biasa-biasa saja. Alhamdulillah, hampir saja saya jadi orang yang me-legenda karena nyasar di belantara, tahu sifat saya kan? Itu lho, yang saya ceritakan di sini, di sini, dan di sini.
Dan Alhamdulillah juga meskipun saya dimutasi dari tim medis paling keren, saya tidak dimutasi ke tim medis yang paling tidak bercitarasa lelaki. Sebenarnya, ada banyak sekali permintaan tim medis dari instansi luar ke organisasi saya ini. Permintaan tim medis itu adalah permintaan supaya organisasi saya itu mengirimkan tim untuk mem-backup kebutuhan medis yang mungkin akan terjadi pada kegiatan tersebut. Misalnya, kegiatan bina akrab, kegiatan outbond, konser, dan lain-lain. Nah, sekarang ini sedang rame-ramenya permintaan tim medis bina akrab dan konser. Untung saya tidak diturunkan ke konser SM*SH, Sabtu dan Minggu ini. Kalau sampai saya diturunkan di situ, aduh, bagaimana jadinya riwayat hidupku. Malu berat… soalnya gengsi kami para lelaki besar kepala banyak omong adalah untuk turun di tim medis-tim medis dengan medan terberat yang pernah ada. [Itu namanya keren].
Mungkin, itulah kenapa detik-detik terakhir itu disebut injury time, karena waktu-waktu ini sangat menyakitkan kalau tiba-tiba di-cancel. Saya jadinya turun di tim medis bina akrab yang biasa saja, dan hanya tiga hari, tidak ada kegiatan survival alam bebas dan navigasi darat, hanya mem-backup kegiatan dari bidang medisnya saja. Sama sekali berbeda dengan tim medis terberat dan terkeren yang saya bahas kemarin. Ya, syukurlah karena saya bukan turun di konser itu, firasatku akan banyak ABeGe labil yang datang ke sana. Hehehe…
Sudahlah, saya sudah dibatalkan jadi orang keren, sekarang sudah kere karena ‘n’-nya masih nggak keluar dari tempat saya simpan dulu. Hehehe… Saya mau pergi dulu… Mungkin dua atau tiga hari saya akan pulang ke Makassar buat blogging lagi.
Wassalam.


pertma kaka’
emank kalo diberi harapan palsu terlalu menyakitkan.
Kayak sekarang aku mau dibeliin lepi ato kompi ma mak gue, tp q gx mau berharap. Takut kyk kjdian dulu-dulu.
Koq malah curhat.
Datang lagi dengan kemasan yang berbeda, djarum rokok 76 filter. Dijamin langsung mabok. Gak jelas nih komentarnya. Hehehe.
Tapi jauh dalam lubuk hatiku yang paling dalam, aku ingin bertanya pada kakak. Apa yang membuat kakak kecewa yang sangat sangat?
Sesekali kecewa itu mendewasakan ini Falz..Dinikmati saja
sepakat dengan uni evi, kalau dikecewakan terus bisa makin tua…
maksudnya dewasa, bukan tua.. heheheheh
Setuju dengan komentar dengan mbak Evi, saat mengalami kekecewaan biasanya kita bisa belajar sesuatu.
“injury time”….jadi inget ama sepakbola sob:D
Ikhlas,,, ikhlas,, ikhlas,,, Mas Falzart jagonya,
Benaar, hehe…
saya juga paling sebel kalo tiba-tiba di-cancel
pernah merasa dibohongi? atau di beri harapan palsu?
sering.. sama pemerintah.
hwehehee
Sabar, ya, Bro…. Pasti ada hikmahnya….
Kalau pulang ke Makassar, salam untuk pacar saya yg lagi kerja di sana, ya….. *lho.
Hahaha….
sabar aja mas..orang sabar disayang pacar
hal yang sanagt menyakitkan jika dibatalkan….
Wah Mas ternyata mudah menerima dengan hati lapang, beda dengan aku…
Aku bertipe pendendam Mas..
Saya catet Mas, seriusss.. Memeprtahankan dendam lewat egois yang kita miliki gak bakal aku ulangi lagi…..
tenan alias serius ini… THANKS YA MAS…
Maap, Dok. Agak kurang jelas di sini.
Yang bercitarasa lelaki itu seperti apa, ya?
ntu cara ngasih daftar “comentar terbaru” gmna ya…??? maklum pemula. . .
ya ya ya istirahat dulu deh sob…
semangat!!!
pasti banyak orang pernah mengalami hal serupa Falz, aku juga …. tapi biar jadi salah satu pelajaran utk lebih sabar lagi ke depannya, nggak mudah sih tapi kalau ada niat bisa kok *pengalaman pribadi*
waktu baca judulnya, saya pikir mau bahas pertandingan bola lho Fal
jadi ini ceritanya udah dikasih haapan setinggi langit, tautau harapannya hilang ya Fal ditiup angin?
ada hikmahnya pasti Fal dibalik semua peristiwa, yg sabar aja