Diary: Mengantuk

NB: Ini bukan foto saya, ya!

Mengantuk. Mungkin saya akan hiatus untuk sementara waktu, tapi pikiran macam apa itu? Saya selalu merasa mengantuk ketika membuat postingan karena saya hampir selalu membuat postingan tengah malam. dan baru kali ini sepertinya saya mengantuk saat buat postingan. (*huh)

Ada sesuatu yang hadir di tengah malam, sesuatu yang lain, yang tidak hadir di siang hari. Di siang hari, tenaga lebih banyak, inspirasi lebih banyak. Di malam hari, tenaga lebih sedikit, kejujuran justru lebih banyak. Di sinilah saya kemudian memutuskan tentang apa yang akan saya tulis seharian ini. Inspirasi di siang hari dan kejujuran di malam hari. Ah, rasanya indah sekali.

Entah apa yang membuat saya berpikir menuliskan postingan mengantuk seperti ini, postingan yang arahnya tidak jelas. Ya, sebenarnya semua postingan saya itu tidak tentu arahnya, apalagi yang bertajuk diary, malah kadang lebih banyak ngaco’nya. Barangkali saya harus melakukan sesuatu, mengganti nama blog ini mungkin menjadi ngalorngidulย atau apa, tapi saya adalah Falzart, dan ke-Falzart-anku dimulai dari blog ini jadi biarlah saya tetap menjadi Falzart.

Mengantuk sebenarnya wajar kalau terjadi di malam hari, karena memang dari sono-nya kita diciptakan begitu (kecuali ada yang mengganti kebiasaannya menjadi seperti kelelawar). Dalam kedokteran, saya ย pernah mendengar tentang suatu zat yang bekerja di pusat perangsangan ngantuk (saya lupa nama zat-nya dan bekerja di mana) yang menstimulasi kita untuk tertidur, ketika cahaya terang kita terbangun, itulah yang terjadi pada ayam (ayam sangat peka terhadap zat ini). Entahlah, mungkin ini omong kosong saja. Jangan dipikirkan.

Ah, tahu kenapa saya bisa ingat tentang zat itu? Seorang temanku yang tidak pandai berteka-teki bertanya begini: “Kenapa ayam berkokok di pagi hari?” jawabannya itu tadi. Sebenarnya waktu itu dia sebutkan nama zatnya tapi saya lupa (*mungkin endorfin kalau tidak salah). Maklum, teman saya itu terlalu ilmiah, dan tidak menerima teka-teki yang seperti ini: “Kenapa ayam berkokok menutup mata?” Jawab: “Karena sudah hapal teks-nya”…

Sudah ah, mengantuk. Tidur dulu. Biar mau tidur, tetap semangat ya! :mrgreen:

<<Previous Diary<<

>>Next Diary>>

NB: Sumber gambar langsung klik di gambarnya saja.

Iklan

13 thoughts on “Diary: Mengantuk

  1. Waduuuhh, belakangan ini juga saya posting tengah malam bro,,, Memang betul, stamina menurun, ngantuk melanda, tapi entah kenapa di malam hari ketenangan batin meningkat, fokus & konsentrasi juga… hehe!

    Singkat kata, Alam “Bawah Sadar” sudah terbuka, ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s