Diary: Embedding

Hari ini, saya sakit. Alhamdulillah. Saya mencari-cari apa yang bisa dibikin sementara saya tepar. Maka saya pun berpikir untuk membuka aplikasi yang sudah lama tidak saya buka, Macromedia Flash 8. Sepertinya ini sudah katro ya? Iya, soalnya sekarang sudah ada Adobe Flash CS(sekian) yang saya sudah tidak tahu lagi perkembangannya.

Sedikit banyak saya tahu pakai Flash, tapi sepertinya kata ‘banyak’ alangkah baiknya kita hapuskan saja sehingga kalimatnya menjadi : Saya tahu sedikit pakai Flash. Ya, saya rasa itu lebih mewakili kemampuan saya.

Saya membuat file berekstensi swf yang alamak sangat bingung saya memasangkannya di postingan. Saya mencoba meng-upload dengan cara biasa tapi wordpress tidak menerima file berekstensi swf. Yah, kemudian hanya ada satu cara yang bisa saya lakukan, yaitu meng-upload ke tempat lain yang umum yang bisa di-view semua orang dan memasangkannya layaknya widget.

OK dan saya pun mulai mencari ke sana ke mari apa yang saya punya untuk memasangkan file swf itu. Saya sudah singgah di 000webhost, tapi sepertinya nihil untuk meng-view file itu kalau sumbernya berawalan “ftp://”. Nihil karena saya tidak mengerti. 😦

Lanjut, saya mengupload ke e-mail. Walhasil nihil juga. Mana bisa orang biasa meng-view file yang ada di draft email kita. Itu mustaheel. Terus, pas singgah di e-mailku, ada menu di paling atas tulisannya begini: “|+Falzart|Gmail|Kalender|Documents|Foto|Sites|Web|Lainnya|“. Ada yang pernah perhatikan? Ya, saya berhasil memperhatikan itu setelah membaca sebuah postingan.

Saya iseng masuk ke sites, seolah-olah mau bikin situs baru lalu meng-upload filenya dan berhasil! Saya lalu memasukkan kode seperti ini : [/gigya src=”alamat-swf-saya”] (tanpa slash[/]) dan hasilnya seperti di bawah ini. 🙂

Mungkin ini yang namanya embedding, ya?

<<Previous Diary<<

>>Next Diary>>

NB: Sumber gambar langsung klik di gambarnya saja.

Iklan

12 thoughts on “Diary: Embedding

  1. @Ely Meyer : Hihihi… iya Mbak, tapi …. sekarang sudah tahu ‘kan? Sudah sembuh kok saya besoknya.
    @Belajar Photoshop : pilih tempat yang ergonomis dong supaya tidak bongkokan 🙂
    @Evi : Duh, mbak yang saya buat itu sudah lama saya tahu, yang baru saya tahu itu cara embedding-nya saja… 🙂 …
    @Ibnu Muslich CH : ada tuh… coba reload (F5)… Karena kalau tidak ter-load sempurna jadinya warna putih saja…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s