Diary: Keterusan Mengkhayal

Saya cuma mau bilang kalau saya keterusan mengkhayal setelah membuat postingan kemarin. Hobi saya yang dulu seolah bangkit lagi, menggambar. Ya, karena saya sudah lama tidak menggambar, gambar saya jadi jelek. Atau mungkin gambar saya tidak jelek, hanya saja karena saya pernah membuat yang lebih bagus jadinya kelihatan jelek. Entahlah. Intinya ya, saya jadi malu menggambar lagi. Sudah ada kontroversi tentang hukumnya menggambar makhluk yang menyerupai makhluk hidup ditambah dengan gambarku jelek, ya mau diapakan lagi.

Saya searching di internet tentang gambarnya Yamato yang naik di punggungnya MetalGarurumon, dan saya dapatkan gambar di bawah ini.

dulu saya sering menggambar seperti ini (tanpa melihat contoh), tapi sekarang tidak lagi.

Kayaknya dulu saya sering menggambar beginian, tapi sekarang tidak lagi. Mungkin suatu hari saya akan membuat game flash sederhana lagi seperti yang saya buat di percobaan pertama saya tahun ini dengan karakter utama MetalGarurumon. Ya, mudah-mudahan saja saya sempat.

Saya sebenarnya suka generasinya dari Tsunomon sampai MetalGarurumon hanya karena bisa dikendarai seperti itu. Hahahaha… Selain itu, Yamato-nya juga keren.

Hal yang menjadi kendala adalah modem yang sekarang saya pakai ini adalah karena koneksinya cepat sekali, cepat sekali bikin emosi. Putus-putus terus. dan hal ini memperlambat khayalan untuk berhenti. Tapi, yang saya khayalkan itu yang seperti di atas ya, bukan khayalan macam-macam.

Hal lain yang menjadi kendala adalah karena saya belum sepenuhnya menguasai Flash 8 tetapi tutorialnya sudah sedikit di internet karena sekarang sudah ada Flash 9 /CS3 dan seterusnya. Payah. Yang ada itu tutorial untuk yang baru itu saja. Hmmm, tapi kalau diingat-ingat sudah lama juga saya main Flash. Flash saya, Flash 8 itu dirilis tahun 2005, sekarang sudah hampir 2012 artinya sudah hampir 7 tahun yang lalu, sementara aplikasinya terus berkembang jadi bingung menyikapi ini bagaimana caranya.

Ah, saya tidak mau membahas ini terlalu lama. Lakukan yang bisa dilakukan sekarang sesuai dengan prosedur tetap / protap / fixed procedure. Hehehe.

<<Previous Diary<<

>>Next Diary>>

NB: Sumber gambar langsung klik di gambarnya saja.

Iklan

17 thoughts on “Diary: Keterusan Mengkhayal

  1. @Gandi R. Fauzi : Yang saya tahu justru lebih ekstrem dari itu, menggambar patung itu saja tidak boleh.

    @Budiman Firdaus : Ah, sederhana saja kok. Saya juga hanya tahu sedikit.

    @yoriruliandra : Wa’alaikumsalamwarahmatullohiwabarakatuh.
    Iya, soal menggambar itu saya merasakannya juga mas… huh

    @nandobase : Aduh, soalnya pikiran saya lagi berkelana ke sana mas… Hehehe…

    @bensdoing : kalau filem, saya sukanya Digimon. Akan tetapi karena kualitas cerita filem digimon itu menurun tiap seasonnya, saya beralih ke Naruto dan Pokemon. Begictu… Hehehehe…

    @Irfan Handi : Iya nih… sedang diusahakan supaya khayalannya berhenti… hihihi

    @Yisha : Nanti deh tentang Ken… Itu bakalan jadi kisah yang agak sulit… Dan pasti nggak bakalan persis dengan cerita Ken asli… Hihihi…

  2. @Orin : Ya, nggak apa-apa mbak… 🙂 Toh ini cuma saya yang pikir-pikir iseng saja… hehehe… Kalau doraemon justru saya tidak ikuti sampai habis 🙂

    @Ely Meyer : Nggak kok, mbak… ini cuma keterusan mengkhayal, bukannya keterusan main game (saya sudah tidak terlalu berniat main game, soalnya)

    @Evi : kalau menurut saya itu karena angan-angan mereka di dunia nyata tidak kesampaian jadi dibuat dalam bentuk karakter fiksi… Tapi itu menurut saya saja mbak lho…

    @ibonobi : Saya mau belajar apa lagi, ya? Buat game? hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s