Diary: What should I do?

Luar biasa sekali, padahal rasanya baru kemarin turun dari gunung sudah mau ditugaskan lagi buat turun jadi anggota tim medis di medan Gunung Rimba. Saya sih biasa-biasa saja, tidak ada rasa takut untuk turun tim medis yang tergolong bergengsi ini. Saya tidak ada rasa takut kalau-kalau saya tepar di lapangan karena tidak sanggup, soalnya saya berprinsip yang terjadi terjadilah, kalau tepar ya tepar sajalah (Tepar = K.O.). Ya, waktu saya masih jadi pengurus di organisasi ini saya menurunkan orang untuk turun tim medis, sekarang saya yang dibalas.

Hehehe… Padahal saya (yang lagi kangen-kangennya sama sesuatu sampai-sampai segala sesuatu yang sejenis jadi terlihat seperti sesuatu itu) sedang ingin mengkhayalkan sesuatu itu dengan seksama sedikit lebih lama. Padahal saya sedang berusaha membuat rambutku yang gondrong limabelas senti ini menjadi rapi. Padahal saya lagi asik-asiknya blogging. Padahal saya lagi asik-asiknya menikmati hidup tanpa HP karena insiden kemarin. Padahal saya lagi bahagia jadi orang kota lagi. Padahal saya lagi … pokoknya lagi segala-galanya. Eh, tiba-tiba semuanya harus menjadi lamunan saja.

Kalau lusa saya jadi naik lagi, bisa dipastikan selama sepekan lebih saya tidak posting. Oh, menderitanya hidupku. Belum lagi saya blogwalking ke sahabat-sahabat blogger yang singgah di sini. Saya minta maaf ya karena belum sempat berkunjung balik. Maaf ya…

Saya tidak merasa menjadi lebih keren kalau turun jadi tim medis beginian. Saya bukan bersedia diturunkan tim medis bergengsi supaya keren. Saya keren, makanya saya bersedia diturunkan tim medis bergengsi (lho?). Nggak penting, ya? Sepertinya saya terlalu besar mulut di sini, ya? Atau saya terlalu keren mungkin, ya?  Hehehehe… Eniwey, soal Award-award-an, saya belum sempat buat postingan soal itu. Saya berterima kasih sekali deh buat sobat-sobat yang sudah kasih award ke saya seperti Mas Bens, Mas One,  Free Software,  dan yang belum saya sebutkan karena saya lupa siapa. Saya tidak tahu bagaimana blog saya yang sederhana ini menjadi berharga dengan award-award itu.

Trus, apa lagi ya? Saya juga mau berterima kasih kepada teman-teman yang sudah datang ke rumah saya ini meskipun saya tidak ada di rumah. Mungkin sobat-sobat itu sekedar datang bertandang berteduh kemari karena hujan, tapi saya sangat senang karena tetap ada yang kemari.

Jadi, saya harus segera sewa sepatu medan lagi kayaknya, untuk mempersiapkan keberangkatan saya lusa. Ahh… rasanya gimana gitu, ya? Nggak jelas. Selamat tinggal dunia maya, saya akan kehilangan kalian lagi. []

Bagian tidak jelas dari postingan ini :arrow::

Sepertinya saya mulai gila memikirkanmu, kenapa juga saya harus memikirkanmu wahai sesuatu? Hal ini benar-benar tidak masuk akal, tetapi mata rabunku ini seolah mencitrakan dirimu selalu setiap melihat sesuatu yang sejenismu. Saya bingung. Kenapa dirimu menjadi bayangan yang begitu kuat setiap kali jenuhku tiba? Sekarang diriku berencana pergi lagi. Kerinduanku belum terbayar lunas, tapi akankah kau merindukanku? Kurasa tidak, karena kau lebih merindukan dia. Saya tahu itu, saya tahu persis. Kau merindukan dia seperti saya merindukanmu. Pertemuan sekali tidak mengobati rindu itu, justru memperparahnya. Mudah-mudahan kerinduan kita pada sesuatu yang kita rindukan akan berakhir bahagia pada saat waktunya tiba. Dan biarlah kerinduan ini menjadi ‘energizer’ yang terasa sendu di setiap teguknya.

Iklan

14 thoughts on “Diary: What should I do?

  1. yahhh padahal baru juga pulang ya… udah pergi lagi
    selamat mendaki Fal!! sesuatunya dihadirkan dalam lamunan dulu aja, biar semangat mendakinya 😀

    Falzart Plain:
    Saya sudah ketemu sama sesuatunya kok Miss… Hehehe.. iya nih… baru tiba mau pergi lagi…

  2. Jangan lama-lama, mas Falzart. Cepatlah turun gunung lagi… dan tulis artikel-artikel menarik seperti ini….

    Falzart Plain:
    Ohohoho.. Saya usahakan deh cepat balik… Makasih sudah mengharapkan kepulangankuuu…

  3. bawa bekal yang banyak Mas,… jadi penasaran yang di fikirkan siapa sih Mas…

    Falzart Plain:
    Bekal yang secukupnya saja, jangan berlebihan karena belum tentu kapan pulangnya, nanti malah bikin berat-berat saja… Hehehehe…
    Yang ada di pikiran saya adalah … ‘sesuatu’, hehehhe…

  4. selamat berpetualangan lagi ya Falz, pasti nanti banyak oleh oleh cerita kayak yg nyasar itu 😀
    semoga si sesuatu itu baca postingan ini 😉

    Falzart Plain:
    Ya, semoga… Makasih Mbak Ely…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s