Diary: Kata yang Sama

Tadi mau blogwalking, eh, di tengah jalan jadi nggak napsu. Tapi, kok bisa ya, blogwalking pake napsu? Sudahlah. Gak penting. Intinya, saat ini saya sedang berada di sekretariat, kampus. Pagi-pagi, belum tidur dari kemarin. Sedang tergila-gila sama blog ini, dan sedang gila-gilaan buat postingan gak karuan. OK, sudahkah paham tentang state saya saat ini? Saya pengen tidur, tapi pengen blogwalking, pengen posting, dan pengen segala-galanya, tapi lagi bisanya cuma ini. Mana di luar hujan lagi, gak pulang deh. Yup, untung saja di sini internetnya sedang OKE.

Hah, mengeluh terus nih, Falzart. Kamu itu blogger atau sapi sih, Zart? Mengeluh terus, nggak jauh beda sama sapi, melenguh. Hehehe… πŸ˜† Sudahlah. Pagi ini, saya teringat sama kata-kata yang ‘aneh’. Kata-kata yang biasa saya mainkan waktu masih kecil dulu. Kalau dibacanya dalam bahasa Indonesia, orang yang mendengarnya akan sedikit bingung, tapi kalau dibacanya dalam bahasa pelesetan anak yang besar di Makassar sih, ini biasa saja.

“Jangan kan ayam, kuda pun jarang. Orang juga tau.”

Hahaha… teringat masa kecil. Tahu tidak apa artinya di atas itu? Yang di atas itu mirip dengan yang seperti ini:

“Kenapa why selalu always? Karena because tidak pernah never.”

Bego kan? Sebenarnya kata-kata itu tidak ada maknanya, hanya saja keren diucapkan (apalagi oleh anak kecil). Oke, meskipun saya tidak bisa bahasa Makassar, atau bahasa apapun selain bahasa Indonesia, setidaknya waktu kecil saya cukup tahu kalau jangan (baca : jangang) itu artinya adalah ayam. Jarang artinya kuda. Dan tau’ artinya orang. Nah, sudah mengerti di mana lucunya? πŸ˜† Itu sejatinya adalah kata-kata yang sama. Hahaha…

Hadeuw…. aneh-aneh saja nih pikiran pagi-pagi gini. Nah, daripada kepala saya yang rasanya sangat ringan ini terbang, tapi kelopak matanya jatuh, mending saya istirahat dulu. Ngantuk. Itu tadi hal kecil yang saya pikirkan hari ini, mungkin besok saya akan mengulang lagi kata-kata yang sama dengan hari ini, tapi yakinlah dalam tiap hari itu akan ada sesuatu yang spesial. Pikiran saya hari ini spesial kan? Sudah, makan dulu sana… (gaya iklan … iklan … apa ya, namanya itu…). Nanti kalau saya sudah bangun, saya usahakan balas komentar dan blogwalking, ya. Soalnya kalau saya biarkan diri seperti ini, tulisan bisa jadi tambah ngaco, tapi kalau diistirahatkan dulu, insya Allah ngaconya mungkin nggak bakalan tambah parah.

Permisi dulu, Wassalam.

Iklan

14 thoughts on “Diary: Kata yang Sama

  1. ahhh saya udah tahu artinya waktu baca sampai bagian jarang, kebetulan punya sahabat orang makasar jd agak ngerti bahasanya. cuma saya baru tahu kalau orang itu tau’
    makasih fal atas pelajaran bahasanya πŸ˜€

    Falzart Plain:
    Pelajaran bahasa? Ini permainan anak kecil lho Miss Titi…

  2. jangang = ayam
    jarang = kuda
    tau = orang

    ” jangang kan ayam, kuda aja jarang, orang juga tau ”

    walah /(^.^”) ——- (Β¬_ Β¬ *)(–˛ β€” ΒΊ)(_ _ βœ—)

    Ketipu saya pikir itu pribahasa :))

    d(^.^”)

    Falzart Plain:
    peribahasa? hahahaha… :lol:lucu juga ya kalau dengar komentarnya orang yang nggak tahu ini… πŸ™‚

  3. hehehehhe. . . . jadi inget masa kecil πŸ˜€

    saling bertanya sana-sini: norak itu artinya apa sih? kok banyak yang bilang gitu?

    dan juga mempertanyakan berbagai istilah yang ada di majalah: bete, funky, jayus, dll dsb,

    hehehehhehe πŸ˜›

    Falzart Plain:
    Saya juga dulu begitu. Hehehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s