Diary: Singkat Kata (2)

Never put off until tomorrow what you can do today.

Lâ tu’akhkhir ‘amalaka ilâ al-ghad mâ taqdiru an ta’malahu al-yauma.

Jangan tunda besok apa yang bisa kau kerjakan hari ini.

Akan tetapi, ketika tubuhmu menjerit menanti istirahat, yang mana yang akan kau dengar? Nasehat itu atau tubuhmu?

Iklan

17 thoughts on “Diary: Singkat Kata (2)

  1. Aku akan dengarkan tubuhku… karena Ali bin Abi Thalib pernah berkata, “Selesaikan pekerjaan hari ini, namun jika kau tidak mampu, kau bisa selesaikan esok hari.”

    Falzart Plain:
    Kalau yang ini: ‘Bekerjalah untuk duniamu seolah-olah engkau akan hidup selamanya, bekerjalah untuk akhiratmu seolah-olah engkau akan mati besok.’ Eh… seolah-olah hidup selamanya? Artinya masih ada besok dong, ya… Hahahaha… Istirahat deh…

  2. jangan mendzalimi diri sendiri.. bukankah nikmat sehat itu sangat mahal mas??

    Falzart Plain:
    Ada posisi dimana kita harus mendahulukan sesuatu di atas diri sendiri, itu terlihat mandzhalimi, tapi itu adalah perjuangan… Hmmm… mahal memang sih, tapi setidaknya ada hal yang lebih mahal untuk diperjuangkan…

  3. kan maksudnya jangan ditunda untuk memulai sesuatu pekerjaan, jika kelelahan mendera, maka tidak dipaksa atau dituntut untuk menyelesaikannya saat itu juga. Istirahat dulu, baru kembali lagi ke pekerjaan, untuk hasil maksimal. Yang merugi adalah orang2 yang hanya terbengong dan tak ingin memulai 😉

    Falzart Plain:
    Iya, benar juga…

  4. Istirahat. Lau uda cpe, knp harus maksa. Toh kerjaan jg g akn smpurna lw terlalu maksakan diri. Kasihan tu tubuh uda kesakitan. Jd penyakit baru kapok ntar. Huhuw 😦

    Falzart Plain:
    Ada sesuatu yang harus dipaksakan nih soalnya…

  5. lebih ektrim lagi klo prinsipnya gini:

    “kerjakan kamarin apa yg bisa dilakukan lusa”

    “When you play, play hard; when you work, don’t play at all.”
    ― Theodore Roosevelt

    Falzart Plain:
    Wow… GILA! Masukan berharga nih… Kalau mau membuat watak saya jadi keras. Thanks ya… Saya akan ingat.

  6. yang memilih itu kan yang dikerjakan bukan ????, namun yang dikerjakan itu pilihan ya ???

    nah lohhh bingung kan /(^.^”)?????

    yang pasti mana yang dijalankan saat itulah jawaban yang tepat, kalau kau memilih tapi ternyata tubuhmu memilih melakukan istritahat itulah yang tepat

    saat kau memilih istirahat tapi ternyata mata tetep meleekk ngerjain sesesuatu nai itu berarti yang tepattt

    jiahhh ngalor ngidul saya jadi bingung sendiri ni bang ^_^ <– menyalahkan

    Falzart Plain:
    Dua premis di atas itu bertolak belakang. Yang memilih itu yang mengerjakan, tetapi setiap pekerjaan menuntut untuk dipilih. Jawabannya istirahat. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s