Diary: Ujian Geriatri?

Barusan selesai ujian. Ekspresi saya keluar ruangan ujian tadi: Kaaanccuuuuutt!!!! Huh… Entah kenapa saya mau meneriakkan jenis pakaian dalam itu. Itu adalah hal yang idiopatik (artinya: nggak bisa dijelaskan). Hah. Ujian tadi nggak bisa saya jelaskan dengan kata-kata. Dibilang mudah, nggak mudah-mudah amat. Ya, tapi kalau dibilang susah, nggak juga karena yang saya pelajari sebagian ada yang masuk. Secara garis besar predikatnya lumayan. Dari 100 soal ujian pilihan ganda, saya ngaco pada sekitar 23 soal, sisanya yakin. Hehehe… tapi siapa yang bisa percaya dengan tingkat keyakinanku soal ujian? Gak ada.

Sebelum ujian tadi saya melakukan hal yang luar biasa yang selalu saya lakukan setiap kali menjelang ujian, yaitu … bersantai. Tadi saya buka internet dan baca komik sekitar 10 episode. Lama juga. Makan waktu sejumlah waktuku belajar :lol:. Seumur-umur saya hidup, saya selalu melakukan ini sesaat sebelum ujian. Rasanya enak, lho! Nggak bikin nge-blank pas ujian.

Mata kuliah disajikan dalam sistem blok. Sekarang adalah penyajian blok sistem Tumbuh Kembang dan Geriatri. Blok yang mempelajari tumbuh kembang anak dari lahir dan penyakit-penyakit yang muncul pada pasien usia lanjut. Ini adalah salah satu mata kuliah yang complicated, materinya banyak tapi kuliahnya singkat. Huh…

Tadi ujiannya berlangsung di ruangan kedua ternyaman di fakultas. Biasanya saya tidur kalau sudah selesai. Ya, tapi karena soalnya lumayan bikin saya mikir –jangan terkejut: saya masih bisa mikir–, saya makan waktu lama untuk ngerjain soalnya. Padahal pengawasnya nggak galak, tapi kok tadi saya tidak merasakan kasak-kusuk tanya jawab ujian sementara ujian berlangsung. Heran.

Setelah ujian, saya diskusi sedikit sambil jalan kaki dengan Yudi, dan seorang senior saya lagi. Kesimpulan kami tentang soal yang sulit adalah sama. Soal sulit tadi sebenarnya nggak sulit hanya saja kami lupa pelajari itu, itu adalah tentang interaksi obat dan itu makan soal sampai 12 nomor. Luar biasa! Kok bisa itu lupa dipelajari.

Remedialnya adalah hari Jumat nanti. Entah soalnya akan berulang atau berubah, nggak ada yang tahu. Yang jelas, sejak 2 tahun terakhir mata kuliah ini disajikan, yang dapat A itu hanya 3 orang. Tahun lalu nggak ada malahan yang dapat A. Dan banyak yang E. Mudah-mudahan saya dapat yang terbaik deh. ~Amiin.

Iklan

21 thoughts on “Diary: Ujian Geriatri?

  1. ujian saya juga bentar lagi nih mas.. huhuhu.. gegeretan deh.. T..T saya suka galo kalo menjelang hari hari ujian, suka rada rada stress sendiri..

    Falzart Plain:
    Yang lebih bikin stress adalah setelah ujian dilakukan, lulus, tapi nilai tidak masuk ke rapor. *Hiks*
    Saya doakan semoga ujiannya sukses ^^.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s