Diary: Menunggu

Ada yang bilang kalau menunggu itu meletihkan, menunggu itu membosankan, menunggu itu begini lah… begitu lah… dan sebagainya. Tapi, jujur. Bagi saya, menunggu itu menyenangkan kalau saya tahu harus menunggu sampai kapan. Ya, akan tetapi sepertinya pekan ini semua itu akan sedikit berubah dikarenakan jadwal komik yang saya tunggu-tunggu nggak ada yang keluar pekan ini. Mungkin pekan depan baru keluar. Huh…

Jadi untuk sementara ini akan saya pastikan kalau menunggu itu membosankan, meletihkan, dan sebagainya. Biasanya kalau sementara menunggu kan ada sesuatu yang bisa dilakukan, tapi sekarang ini saya justru bingung mau melakukan apa. Bahkan sebenarnya saya nggak mood buat posting. Hahahaha… Tapi kok posting ya? 😆

Jadi teringat dengan persoalan akademik yang menggantung saya sampai saat ini. Tolong jangan katakan ini adalah curcol karena curhat ini memang tempatnya di sini. Di mana lagi saya bisa ngomong sebebas-bebasnya selain di blog pribadi? Ini juga kan yang jadi alasan saya blogging. Hmmm… persoalan akademik sepertinya akan menggantung saya sampai batas waktu yang tidak ditentukan, kecuali ada orang berani yang bisa memaksa Dosen Koordinator Sistem dan juga PD I secara bersamaan untuk menyelesaikan persoalan akademik saya ini dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Sudahlah, berlama-lamaan di kampus itu setidaknya masih ada sisi menyenangkannya selama saya bisa bertemu dengan si N.

Hm.. apa lagi ya? Sekarang saya sedang menunggu mataku ngantuk untuk bisa tertidur. Saya permisi dulu, Wassalam! 🙂

Iklan

17 thoughts on “Diary: Menunggu

  1. menunggu itu sangat membosankan!

    wahaha, ternyata admin blog ini penggemar komik juga tho?
    salaman, #eh gak boleh dink ya..
    plaakk…

    hhh, bersyukurlah sob, setidaknya masih ada yg membuatmu betah berlama-lama di kampus.

    Falzart Plain:
    Iya nih… Komiknya belum keluar…. Nunggu juga ya? 🙂

    • OP, Naruro, Bleach,, apaan sih..
      itu lho, komik sinchan
      #pletak, ditimpuk bata..

      nonton anime serinya juga bro, lebih kocak dari komik, meskipun episodenya ketinggalan jauuuhhh…

      Falzart Plain:
      Saya lebih suka komiknya sih… 🙂

      • :D, bener miss enha, malah kelupaan kuliah dulu wkwkwk, tapi sekarang khilaf…
        gak terlalu addicted

        Falzart Plain:
        Saya juga nggak. Hanya saja karena pengangguran makanya saya begini… 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s