Kacamata

Kelas Sepuluh, rasanya sudah lama sekali ya? Hahahaha… Kalau dikelaskan, sekarang saya sudah kelas duapuluh dong! Makanya lama. OK, jadi ternyata eh rupanya mataku sudah makin rabun sejak kelas sepuluh. Tapi rabunnya, ya rabun mahasiswa dong. Rabun jauh alias minus alias miopi. Baru nyadar setelah leherku terasa pegal karena harus dekat-dekat lagi dengan layar monitor, dan komik, dan buku, dan corak bunga yang ada di taplak meja. Kadang untuk melihat secara mendetail, saya harus mendekatkan wajah sedekat satu jengkal sampai satu sentimeter ke arah objek. Mungkin yang jadi pertanyaan adalah kenapa saya harus liatin corak bunga-bungaan di taplak meja?

Efek Tanpa Kacamata

Bagi teman-teman yang sudah waktunya untuk berkacamata, baik karena sudah butuh maupun sudah mampu serta sudah siap lahir batin, disarankan untuk segera berkacamata. Jika merasa belum siap berkacamata, maka berpuasa adalah tameng. Namun, sepertinya kalimat barusan ada yang salah, itu bukan tentang berkacamata ding, itu tentang menikah.

Jadi, yang saya rasakan selama beberapa waktu ini tidak berkacamata antara lain:

Jadi kelihatan sombong. Bagaimana bisa saya tidak kelihatan sombong kalau saya nggak lihat wajahnya orang? Saya bahkan nggak tahu orang yang jarak beberapa meter di depanku itu siapa dan ekspresi wajahnya gimana. Jadilah saya, dikira sombong.

Jadi Ganteng. Entah kenapa gitu, kalau nggak pakai kacamata serasa keren sendiri. Saya merasa lebih ganteng kalau nggak pakai kacamata dan lihat di cermin.

Jadi biasa. Meskipun saya merasa jadi ganteng dengan pakai kacamata, saya sudah terbiasa. Makanya saya jadi biasa-biasa aja. Biasanya kan saya ganteng. *nyodorin kantong muntah*

Minus Bertambah. Jangan pikir karena saya mahasiswa yang mempelajari ilmu ini maka saya tahu semuanya, saya tidak tahu kenapa bisa hal ini terjadi tapi makin hari saya tidak memakai kacamata saya menjadi semakin rabun.

Jadi rajin duduk di depan pas kuliah / rajin tidur di belakang. Kalau saya duduk di depan, jangan kira saya mahasiswa ‘bureng’ (=buru rengking). Kalau saya duduk di belakang, jangan kira saya mahasiswa malas. Saya juga udah capek jadi mahasiswa. Ini semua disebabkan oleh mataku yang aduhai nggak bisa lagi diandalkan.

Efek Pakai Kacamata

Saya sudah pernah pakai kacamata. Udah pernah. Tapi saya pakai kacamatanya nggak tetap. Jujur, saya nggak suka pakai kacamata. Bener-bener NGGAK SUKA. Tapi saya suka dengan orang berkacamata. #eh. Berikut adalah efek yang saya rasakan selama pakai kacamata (dulu):

Ketergantungan. Serius, saya jadi ketergantungan kacamata sejak pakai kacamata. Lensa mataku serasa dilecehkan, dianggap tidak lagi memiliki kemampuan untuk berakomodasi. Dia tersinggung.

Lelah. Entahlah apa sebabnya, saya jadi cepat lelah kalau pakai kacamata, ternyata bukan hanya lensa yang merasa dilecehkan ketika saya mengenakan kacamata itu, tetapi retina saya juga merasa dieksploitasi.

Kerabunan jadi aneh. Awalnya saya rabun jauh, terus pas melihat dekat kok rasanya jadi… kabur? WHAT THE …huft…???

Jadi Makin Ganteng. Ada orang tertentu yang bilang begini, meski secara pendapat pribadi, saya nggak sepakat.

Secara umum saya memandang orang yang berkacamata itu keren, tetapi entah kenapa kalau saya yang pakai tuh kacamata kok kelihatannya jadi aneh? Kelihatannya jadi jelek? Kelihatannya takseperti dulu lagi? Kelihatannya terlalu tua? Pokoknya gitu deh.

11 thoughts on “Kacamata

  1. izzawa Selasa, 19 Juni 2012 @ 9:16 PM pukul 9:16 PM Reply

    jadi kamu milih pake kacamata ato nggak??πŸ™‚

    Falzart Plain:
    Nggak mau… tapi kalau harus…

  2. Danni Moring Selasa, 19 Juni 2012 @ 9:53 PM pukul 9:53 PM Reply

    haahhahaha…untungnya ga kacamata kuda yaπŸ˜€

    Falzart Plain:
    Eh, emang saya kuda?πŸ˜†

  3. tuaffi Selasa, 19 Juni 2012 @ 10:24 PM pukul 10:24 PM Reply

    “Saya merasa lebih ganteng kalau nggak pakai kacamata dan lihat di cermin.” hihi,..πŸ˜€ lucuu

    Falzart Plain:
    Hahahaha…πŸ˜†

  4. Asop Selasa, 19 Juni 2012 @ 10:54 PM pukul 10:54 PM Reply

    hahahaha saya ketawa pas mbaca bagian kalo pakai kacamata rabunnya malah bertambah.πŸ˜†
    Saya pun mengalaminya. Heran juga saya, kok bisa ya? Kalo gitu apalah gunanya kacamata?πŸ˜†

    Saya malah udah pake kacamata sejak SMP kela 2. Waktu itu setiap sore (waktu sekolah saya masuk siang, saya pulang sore, SMPN 6 Sby) kok pandangan saya sulit fokus. Saya sempet mikir yang nggak2, “apakah saya kena penyakit rabun ayam?” Soalnya memang kelas saya itu kalo sore cahaya lampunya redup. Akhirnya dibawalah saya ke dokter mata. Ternyata harus mulai pake kacamata, dan awalnya hanya minus 1/2 kiri-kanan.πŸ˜†

    Saya merasa kalo pake kacamata jadi tambah keren. HuahahaπŸ˜†

    Falzart Plain:
    Rabunnya jadi aneh, nggak tahu deh nambah atau nggak :lol:… Yang jelas, rabunnya nambah. Kalau saya mungkin karena nggak konsisten pakai kacamatanya. Kok saya rasanya lebih ganteng kalau nggak pakai kacamata ya?πŸ˜†

  5. Ely Meyer Rabu, 20 Juni 2012 @ 6:14 AM pukul 6:14 AM Reply

    aneh ? jelek? …. kali itu hanya pikiranmu Falz, yang penting khan demi kesehatan mata ya jadi ya hrs pakai kacamata, aku saja dulu telat pakai kacamatanya

    Falzart Plain:
    Saya nggak telat pakai kacamatanya, lho… Saya cuman berhenti pakai kacamata, terus jadi angin-anginan pakai kacamatanya.

  6. Urkhan Rabu, 20 Juni 2012 @ 11:44 AM pukul 11:44 AM Reply

    kalo untuk masalah tambah ganteng, iya mas, sama! hahahaha

    eya mas, ikutan GA saya yaa..
    http://www.urkhanblog.comπŸ˜€

    Falzart Plain:
    Gantengnya sama.πŸ˜†

  7. kabutpikir Rabu, 20 Juni 2012 @ 11:58 AM pukul 11:58 AM Reply

    pake kacamatanya sebelah aja!! ahaha

    Falzart Plain:
    Jadi Kaito Kid, dong?πŸ˜†

  8. septiadiah Rabu, 20 Juni 2012 @ 4:04 PM pukul 4:04 PM Reply

    dan ternyata..Falzart galau gara2 kacamataπŸ˜†
    pake aja Fal. serius yg pake kacamata itu pasti kelihatan tambah keren:mrgreen:
    kelihatan? aslinya nggak dong ya. eh?πŸ˜›

    Falzart Plain:
    Nggak mau. Mungkin orang lain bakalan keren, saya sih nggak. #eh?

  9. puchsukahujan Kamis, 21 Juni 2012 @ 1:39 AM pukul 1:39 AM Reply

    kelas duapuluh? ho….jadi mikir. ternyata anda lebih lama kuliah daripada saya #ehπŸ˜†
    komen gue kok aneh sendiri ya, malah ngomentarin yg ini

    Falzart Plain:
    Hahahaha… Salah!

  10. elfarizi Kamis, 21 Juni 2012 @ 12:11 PM pukul 12:11 PM Reply

    pake ato gak pake kacamata, kok saya tetep ganteng … heran😐

    Falzart Plain:
    Segera ganti ukuran kacamata Anda.πŸ˜† Perhatikan baik-baik kalau cermin bakalan pecah kalau kamu becermin.

  11. freezerfananta Kamis, 21 Juni 2012 @ 4:36 PM pukul 4:36 PM Reply

    kalau ganteng apa ndak… kayaknya kacamata ga ngaruh deh…… heheheheh

    Falzart Plain:
    Sepakat. Artinya sebenarnya saya ini nggak ganteng sama sekali, ya?πŸ˜†

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: