Demisioner

Akhirnya mereka demisioner. Siapa penggantinya? Pengurusan tahun ini tidak buruk, tapi saya juga tidak mau bilang bagus. Yang jelas, saya memaafkan kalian adik-adik.😆 #serius

Pertama kali saya dengar kata demisioner adalah beberapa tahun yang lalu ketika senior saya selesai menjadi pengurus. Saya bingung waktu itu. Demisioner, istilah apa itu? Yang jelas, saya tahunya demisioner itu adalah turun jabatan. Pertanyaan di kepalaku muncul, kok mereka senang ya sudah demisioner? Kalau tidak senang menjabat, terus kenapa jabatannya diambil? Padahal mereka tidak dapat upah apapun dari menjabat seperti itu. Ya, sebenarnya begitulah yang kurasakan sejak pertama kali jadi mahasiswa, begitu juga mereka. Rasa pengabdiam bercampur rasa ingin pamer akan kebanggaan menduduki suatu posisi menjadikan mereka mau turut serta menjalankan roda organisasi.

Kalau mahasiswa sih begitu, setidaknya mahasiswa yang di sini. Sangat senang ketika demisioner, yang juga artinya mereka sudah sampai kepayahan ketika menjabat. Setidaknya membuat mereka merasa pantas mengatakan, akhirnya selesai juga. Pertanyaan selanjutnya, apakah pejabat di luar sana juga begitu? Ah, kenapa saya bertanya-tanya terus, ya? Pokoknya, kalau ada pengurus tahun ini, eh tahun lalu, eh maksudnya pengurus yang barusan demisioner yang baca posting ini, saya mau bilang ke mereka kalau pekerjaan mereka belum selesai. Mereka punya tanggung jawab moral kepada pengurus selanjutnya. Pertanyaan lagi, apakah pejabat di luar sana juga begitu?😆

*) Posting tidak penting setelah Mubes memutuskan untuk menerima LPJ dan memberhentikan Ketua periode ini dari masa jabatannya. Selamat Demisioner!

6 thoughts on “Demisioner

  1. ilm Sabtu, 30 Juni 2012 @ 11:24 AM pukul 11:24 AM Reply

    cie.. demisioner nyami.. jadi DT mi tawwa..

    Falzart Plain:
    Hahaha… Begitukah?😀

  2. Idah Ceris Sabtu, 30 Juni 2012 @ 6:56 PM pukul 6:56 PM Reply

    Demisioner itu saudaranya Demiyan ya, mas?😆

    kalau belum duduk di bangku parlemen memang rasanya ingin mencicipi, tapi setelah itu?
    waaaaaaaaaaaw, tugas banyak, harus mengurus organisasi pula.
    #lho, koq jadi curcol?😛

    yang penting LPJnya itu mas, biar tidak menjadikan fitnah seperti Hambalang.😆

    Falzart Plain:
    Betul. Tapi, saya merasa selalu ada U dibalik B. Hmmm…

  3. arip Sabtu, 30 Juni 2012 @ 7:36 PM pukul 7:36 PM Reply

    LPJ diterima, ya urusan selesai. Untuk penerus selanjutnya ya silahkan belajar sendiri, hehe:mrgreen:

    Falzart Plain:
    Menurutku ini parah.😆 Kasihan si adeknya.

  4. Fifin Minggu, 1 Juli 2012 @ 2:25 PM pukul 2:25 PM Reply

    wah apa bedanya dengan commisioner he he..
    iya waktu saya menjadi mahasiwa (eh masudnya mahasiswa), meski jabatanku hanya sekedar anggota, ketika turun jabatan musti ada tanggung jawab moral memberikan pengalaman kepada adik-adiknya yang sekarang menjabat.

    klo yang pejabat di luar sana mah.. saya juga ndak tahu mas🙂

    Falzart Plain:
    Commisioner? Apa ya? (ketahuan belum gugling)… Berhubung saya juga mahasiswa, ya begitulah, sama halnya dengan saya saat ini.😀 Saya juga nggak tahu yang di luar.

  5. Ely Meyer Selasa, 3 Juli 2012 @ 2:00 AM pukul 2:00 AM Reply

    baru tahu ttg demisionir

    Falzart Plain:
    Baru tahu ya, Mbak?

  6. jayputra9 Kamis, 5 Juli 2012 @ 10:20 AM pukul 10:20 AM Reply

    tra gak kenal Demi Sionir? teman kak falzart y!

    Falzart Plain:
    Iya, dia itu temannya Doni Siomay.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: